Potretpos_Mobil dinas Camat Kartoharjo, Kota Madiun terlihat sedang berada di Polres Madiun Kota pada Senin, 21 April 2025. Informasi yang berhasil dihimpun dari berbagai pihak kedatangan Camat Kartoharjo beserta Kasubbag Umum Kecamatan Kartoharjo tersebut tidak lain adalah untuk menghadiri pemanggilan yang dilayangkan pihak Polres Madiun Kota terkait kasus dugaan penyalahgunaan anggaran perjalanan dinas dalam kota.
Namun sayang, tim media tidak berhasil menemui Camat Kartoharjo yang berada di lokasi. Tim media hanya bertemu mobil dinas Camat Kartoharjo berplat nomor merah AE 1086 BP yang berada di Polres Madiun Kota. Mobil dinas tersebut terlihat memasuki halaman Polres Madiun Kota sekitar pukul 11.30 WIB. Akan tetapi, tidak berselang lama mobil tersebut keluar kembali tanpa adanya penumpang. Ketika dikonfirmasi, Camat Kartoharjo Sumarno belum ada jawaban hingga berita ini diturunkan.
Diberitakan sebelumnya, bahwa Camat Kartoharjo beserta Lurah se-Kecamatan Kartoharjo telah dipanggil oleh Polres Madiun Kota beberapa waktu lalu untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan penyalahgunaan anggaran perjalanan dinas dalam kota. Namun, hingga saat ini belum ada penjelasan dari pihak Polres Madiun Kota sejauh mana terkait kasus dugaan penyalahgunaan tersebut.
Aktivis Gerakan Rakyat Tangkap Koruptor (GERTAK) Divisi Investigasi dan Kajian Hukum, Putut Kristiawan yang turut mengawal kasus tersebut mengungkapkan agar kasus ini diusut hingga tuntas. “Intinya kami meminta kasus ini diusut hingga tuntas, dan kami akan adakan aksi demonstrasi damai di depan Mapolres Madiun Kota guna mendukung APH untuk lebih jeli dan teliti serta berintegritas dalam memproses kasus dugaan penyalahgunaan anggaran tidak pada mestinya,” tuturnya.
“Kami juga menduga disitu ada dugaan rekayasa SPJ serta mal administrasi untuk laporan anggaran perjalanan dinas dalam kota, yang sama juga pemalsuan dokumen negara,” ungkapnya. Senada, Ketua LSM Garis Pakem Mandiri Rohman Sahebuddin yang juga turut menyoroti kasus ini menuturkan bahwa ia meminta transparansi dari aparat penegak hukum terkait kasus ini.
“Kami yang juga ikut mengawal kasus ini meminta transparansi dari APH terkait apa pemanggilan ini, begitu sulit kami mencari informasi tentang kasus ini,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa dia telah menerjunkan tim investigasi terkait kasus ini dan pada siang tadi tim dari LSM Garis Pakem Mandiri menemukan mobil dinas Camat Kartoharjo terparkir di halaman Mapolres Madiun Kota.
“Kami sudah sudah menerjunkan tim untuk mengawal kasus ini dan pada siang tadi Senin (21/4/2025) tim kami menemukan mobil dinas Camat Kartoharjo, akan tetapi ketika berpapasan tidak ada yang bersangkutan di dalam mobil hanya sopir saja,” tambahnya. Lebih lanjut, Rohman berharap agar kasus ini cepat selesai agar publik tidak bertanya-tanya. “Harapan kami kasus ini cepat selesai dan terbuka gamblang agar publik tidak bertanya-tanya terkait adanya kasus dugaan ini,” pungkasnya. (Redaksi)















